PENGEMBANGAN KUE SEMPRIT TEPUNG TIWUL SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN BAHAN PANGAN LOKAL DI DENGOK LOR

Tiwul merupakan salah satu jenis makanan khas tradisional di pulau jawa yang berasal
dari daerah Yogyakarta. Bahan dasar pembuatan tiwul adalah Singkong atau ubi kayu yang
merupakan komoditas tanaman pangan yang terdapat di Indonesia. Tanaman singkong sangat
mudah tumbuh sehingga banyak ditanam di pekarangan dan sawah. Di Gunungkidul ada
banyak daerah penghasil singkong,salah satunya yaitu di padukuhan Dengok Lor, Pacarejo,
Semanu, Gunungkidul.Kurangnya inovasi olahan dari tiwul dan banyaknya hasil panen
singkong menjadikan penulis berinisiatif untuk membuat inovasi baru dari tiwul yaitu Kue
Semprit substitusi Tepung Tiwul.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan mengenai pemanfaatan
gaplek agar tidak berhenti pada olahan tiwul, dan membuat inovasi baru untuk menambah
variasi makanan yang terbuat dari tepung tiwul. Salah satu inovasi baru dari tepung tiwul
yaitu kue semprit,dengan mensubstitusi tepung tiwul dalam pembuatan kue semprit. Hasil jadi
produk kue semprit dengan substitusi tepung tiwul sebesar 20% yaitu memiliki karakteristik
dengan tekstur yang renyah, aroma margarin, berwarna kuning keemasan, berbentuk mawar.
Kue semprit tepung tiwul diberi hiasan chocochips diatasnya agar memberi kesan yang
menarik.
Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 Februari 2024 dan diikuti oleh Ibu-ibu arisan dan
Mahasiswa KKN UNY sejumlah 5 orang dan dilakukan oleh Rias Nina Andriani untuk
memenuhi program kerja individu. Kegiatan ini mencakup serangkaian sosialisasi dan
demontrasi yang dirancang untuk memberikan pemahaman kepada ibu-ibu mengenai
pemanfaatan tepung tiwul sebagai bahan pengganti tepung terigu pada olahan kue semprit.
Antuasisme dan keaktifan ibu-ibu dalam kegiatan ini menandakan bahwa mereka sangat
bersemangat dalam praktik pembuatan kue semprit tepung tiwul. Hal ini dapat dilihat dari
proses praktik pembuatan kue semprit tepung tiwul yang berlangsung dan pada saat
penyampaian materi.
Kontributor : Rias Nina Andriani Mahasiswa KKN UNY 2024
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin