PENYERAHAN BANTUAN STUNTING Program pendampingan hukum kejati DIY dengan BKKBN dan Bank Mandiri dalam rangka penurunan stunting

16 Januari 2024
admin
Dibaca 250 Kali
PENYERAHAN BANTUAN STUNTING Program pendampingan hukum kejati DIY dengan BKKBN dan Bank Mandiri dalam rangka penurunan stunting

Pacarejo.id – Selasa,16 Januari 2024 bertempat di Balai Kalurahan Pacarejo dilaksanakan acara Penyerahan bantuan stunting program pendampingan hukum kejati DIY dengan BKKBN dan Bank Mandiri. Adapun bantuan yang diberikan berupa telur dan sembako diberikan dalam jangka waktu 6 bulan.

Sambutan kepala BKKBN DIY, yang diwakili oleh Ibu Yuni Hastutiningsih selaku Ketua Pokja pemberdayaan keluarga. Mengucapkan terima kasih kepada Kejati DIY dan Bank Mandiri yang telah memberikan CSR nya kepada warga masyarakat di Kalurahan Pacarejo khususnya untuk balita, ibu hamil dan ibu menyusui.  Sasaran penerima bantuan dan pendampingan dalam program ini diharapkan untuk selalu menjaga nutrisi baik balita maupun ibu hamil,menjaga kebersihan, menyusui bayinya dan untuk selalu merasa bahagia.

Kepala Kejati DIY, Ponco Hartanto, SH.MH. selaku bapak asuh anak stunting Prov. DIY dalam sambutannya menyampaikan bahwa angka stunting di Gunungkidul harus diperbaiki. Pada tahun 2024 ini suplay statistic diharapkan untuk lebih akurat.  Bantuan berupa telur dan sembako diberikan kepada 306 orang yang terdiri dari Balita Stunting, Ibu Hamil & Menyusui di Kalurahan Pacarejo Kapanewon Semanu Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan ini adalah salah satu upaya nyata peran kejaksaan untuk membantu program pemerintah dalam rangka penurunan angka stunting di Daerah Istimewa Yogyakarta

Hadir dalam acara ini Kepala Kejaksaan Tinggi D.I.Yogyakarta (Ponco Hartanto, SH.MH.), Vice President area head Bank Mandiri area Yogyakarta (Evi Martiani), Kepala Perwakilan BKKBN D.I. Yogyakarta diwakili Ketua Pokja Pemberdayaan Keluarga (Dr. Yuni Hastutiningsih), Bupati Gunungkidul (H. Sunaryanta) beserta jajaran Forkompimda Gunungkidul.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada balita, ibu hamil dan ibu menyusui.